Allah Swt berfirman:

” Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”

(Q.S.Al-Qomar/54:17)

Metode Menghafal Al-Qur’an kepada Anak

A. Teknik menghafal secara umum

1.Mulai dari Orang Tua

Keteladanan merupakan cara efektif dalam mengajarkan anak menjadi penghafal Al-Qur’an.

2. Memberikan motivasi

Motivasi yang terbaik adalah dorongan yang berasal dari dalam diri. Dorongan spiritual bahwa penghafal Al-Qur’an akan mendapat cinta Allah dan Rasulullah Muhammad Saw.

3. Pengajaran dilakukan secara bertahap.

Hafalan dimulai dari surat-surat pendek yang mudah diingat dan yang biasa dipraktekkan dalam salat.

4. Menyediakan lingkungan yang mendukung

Ibarat seseorang yang berteman dengan penjual minyak wangi. Walaupun, ia tak membelinya tapi bajunya wangi disebabkan karena kedekatannya.

5. Selalu mendoakan anak

Doa ialah suatu bentuk pengakuan kepada Allah Swt atas kelemahan dan kekurangan manusia dihadapan Pencipta. Maka, dengan itu Allah akan memberikan kemudahan kepada siapa pun yang bermohon kepada-Nya.

6. Menjauhi kemaksiatan

Al-Qur’an ialah cahaya penerang kehidupan sedangkan kemaksiatan ialah kegelapan. Tak mungkin kegelapan bercampur dengan penerang.

7. Permulaan hafalan dimulai dari surat al-Fatihah

Al-Fatihah merupakan Induknya Al-Qur’an. Salat tak sah tanpa membaca Al-Fatihah, belum lagi makna yang terkandung di dalamnya. Al-Fatihah juga salah satu ayat yang dibacakan oleh sahabat dalam mengobati penyakit.

8. Tertib dalam menghafal

Hafalan dilakukan secara teratur surat demi surat dari yang termudah, surat an-nas, al-falaq dan seterusnya.

9. Konsisten

Menghafal membutuhkan istiqomah karena jiwa manusia senatiasa mengalami fluktuasi, naik dan turun. Oleh karena itu, konsisten dalam hafalan Al-Qur’an perlu dijaga.

B. Metode anak usia 3 tahun

1.Banyak mendengar

Perdengarkan surat-surat pendek diawali dari surat an-nas, al-falaq dan seterusnya.

2. Mengikuti bacaan

Anak membaca satu ayat, satu ayat dari suara yang diperdengarkan sampai hafal satu surat .

3. Pengulangan

Pengulangan ayat demi ayat sehingga sempurna satu surat kemudian dilanjutkan pada surat berikutnya, begitu saterusnya.

C. Metode anak usia 7-14 tahun

1.Sediakan alat perekam

Orang tua membaca satu ayat kemudian anak mengikuti pada alat rekaman.

2. Pengulangan

Ulangi cara membaca ayat satu persatu diikuti oleh anak sehingga satu surat bisa dihafalkan.

D. Metode penulisan

Setelah menghafal ayat atau surat, selanjutnya ayat tersebut ditulis pada buku yang sudah disediakan. Metode ini mempunyai kelebihan tersendiri diantaranya terlatih dalam menulis dan penguatan hafalan secara tidak langsung.

E. Metode video

1.Anak menghafal Al-Qur’an dengan cara melihat seorang Hafiz yang bacaannya tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat.

2. Anak mendengarkan ayat dan melihat mulut bacaan  Hafiz pada video tersebut.

3. Teknik ini dilakukan terus-menerus dan secara tak langsung bacaan Al-Qur’an akan dihafal.

Sumber: Abdus Salam Al-Adandany, Dr. Yahya Al-Ghautsani, Syaikh nabil Al-Awady. Kaifa nuhafiz auladana Al-Qur’an tarbiyatul Qur’an lil aulad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *